Alasannya adalah Centralisasi dan Jangkauan Area yang sekali lagi Terpusat.
Kedua, bebas dari interpretasi jangkauan Laut Asing, entah itu China, Amerika, Eropa, Afrika, maupun Arab dan Timur Tengah juga Ausrtralia. Intel asing harus melewati jalur Udara untuk mencapai pusat NKRI IKN jika lokasi IKN di Ujung Pandang, South Sulawesi!
Ketiga, Pembangunan dan Suplai Power, Energi, Teknologi dan Sumber Daya mudah diakses. Apabila Ujung Pandang menjadi IKN akan membantu Kawasan Timur umumnya, Tengah dan tentunya juga tak masalah untuk kawasan Barat yang sudah maju dan bisa mudah datang dengan jalur Laut maupun Udara.
Ini adalah masukan yang perlu dipertimbangkan.
Alasan kenapa menolak IKN di Kalimantan, karena Kalimantan atau Borneo adalah Paruh-paruh Bumi dan tidak etis serta tidak strategis dan memakan biaya dan bisa merusak Indonesia di masa depan bahkan Internasional umumnya! Dengan isu Energi dan perebutan Kekuasaan. Hanya menguntungkan kalangan Elit.
Soal Pemerintahan Jokowi saat ini, apabila Presiden terpilih berasal dari kubuh lanjutan dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini makan kedepan terpantau bisa memicu Pemerintahan menjadi Negara Korut kedua.
Data dan fakta terbukti di lapangan bisa di akses lewat data-data NGO dan Badan atau Lembaga dan Institusi terkait. Cek & Recek.
Tembusan:
Kepala Sandi dan Pertahanan dan Kesejahteraan Nasional.
Luwuk, Banggai, Central Sulawesi, Indonesia (14/08/2023).
#IKN
#Prasetyo Peuru Henry Putra
#Peuru
#Peuru Kawung
#Indonesia
#Tembusan
Leave a comment