Kebahagiaan Dan Arti Kehidupan Prasetyo Peuru Henry Putra

Published by

on

Kunci kebahagiaan adalah hidup tidak bercela. 
Pantas saja aku lama sekali tak merasakan kebahagiaan, ternyata aku lupa menjaga hidup dalam kesempurnaan dengan hidup dalam kesalahan atau kefasikan.
Sedangkan kesempurnaan hukum adalah Kasih, yakni Kasih terhadap Tuhan Allah dengan sempurna dan sesama seperti mengasihi diri sendiri.
Iman adalah kepercayaan yang teguh dalam hati terhadap eksistensi Tuhan Allah walau tak terlihat langsung, namun dapat dirasakan bahwa Tuhan Allah membawa Kasih Sayang dan Berkat Kesetiaan dalam sebuah Harapan.
Harapan adalah apa yang kita inginkan dan butuhkan yang belum kelihatan.
Harapan pasti hanya ada di dalam Tuhan Allah yang adalah Firman itu sendiri dan kesempurnaannya diselesaikan dalam suatu karya keselamatan di dalam nama segala nama Tuhan Yesus Kristus. Dan lewat karya keselamatan Yesus dan Anugerah Bapa di Sorga mengaruniakan Roh Semangat Kekudusan, dipisahkan dari dunia dan diperkenankan untuk Tuhan yang Maha Mulia, Adil dan Setia. Dan inilah iman Kristen yang saya yakini yakni, Kasih, Firman, Semangat Hidup Kudus yang berdoa, beribadah, bekerja, dan menikmati hidup bersama dengan semua umat manusia dalam Tuhan Allah dan menikmati perjalanan pribadi atau bersama-sama serta peristirahatan kedamaian dalam rumah penuh keindahan dan rasa cukup serta ucapan syukur yang dinamis dan dalam kerendahan erat dan intim dekat hati-Nya juga orang terkasih, kemudian rela mempersembahkan semuanya serta hidup untuk kebahagiaan orang benar dan mendoakan dan memberkati orang jahat maupun musuh untuk bisa tersadar kepada Tuhan Allah.
Memahami hal ini membuat sebuah makna tentang sebuah arti kehidupan.
Kedai RPM, Karaton, Luwuk, 28 Juli 2023

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started