Jujur

Published by

on

Kenapa orang-orang takut sama aku ya? Hanya beberapa orang yang bisa berbincang denganku dan setelah itu mereka mundur. Dan aku padahal masih ingin berbagi banyak hal, namun setelah itu aku yang sendirian. Setelah berdoa, menyanyi dan menyembah Tuhan dengan sepenuh hati, setelah itu hati terasa kosong. Penyebabnya adalah karena kehilangan sosok Papaku, dan kebutuhan akan sosok pasangan yang bisa mendampingi dan menguatkan. Berserah pada Tuhan sudah kulakukan, namun realitanya masih ada kekosongan karena aku adalah seorang dengan tipikal karakter sosialis seperti yang Papaku sebutkan saat aku masih anak-anak (SD). Apa mungkin karena aku ekstrovert dan ketika harus sendirian aku merasa kesepian? Namun aku juga tipikal orang yang tidak menyukai pergaulan yang tidak membawa benefit apa-apa untukku. Aku lebih suka sesuatu yang membuatku berkembang. Karena aku sedang dalam posisi terhimpit dan untuk terus memberi adalah tidak bijak jikalau menghancurkan diri sendiri. Namun aku adalah orang Kristen yang percaya Yesus. Dia memberikan segalanya bahkan untuk orang yang masih melakukan dosa untuk menunjukkan kabar gembira keselamatan tentang Kehidupan Bahagia Kekal setelah kematian pertama di dunia ini. Hanya saja saat ini meski memahami semua hal tersebut dan kompleksitasnya aku masih harus terus banyak bersyukur, menjaga iman, dan menguatkan hati dan jiwaku yang telah lama hancur.

Jujur aku kesepian.

Leave a comment

Previous Post
Next Post
Design a site like this with WordPress.com
Get started