Prasetyo Peuru HP. Diary 10, 17 February 2016

Published by

on

Pagi yang sunyi, Mama istirahat, Moris di sekolah. Tadi saya sudah minum obat jam 7-an. Sekarang aku hanya mengotak-atik handphoneku, mengisi kebosanan karena diminta untuk istirahat dulu. Seandainya laptopku tidak rusak, aku bisa berkarya lebih banyak. Menggunakan ponsel dari kemarin buat nulis suka merepotkan. Tapi tak apalah, bersyukur karena masih bisa berkarya dan menulis.

Hari ini terasa biasa, walaupun sebenarnya tergantung sudut pandang. Harusnya aku lebih mesti bersyukur. Bersabarlah Tyo kejayaanmu sudah di depan mata.

Yang bisa ku lakukan saat ini, menunggu, berkarya dan menikmati momen istirahatku.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started